Jadi Mitra Lina Sukijo, Yalsa Boutique Banda Aceh Optimis Kuasai Pasar Busana Syar’i Indonesia

Jadi Mitra Lina Sukijo, Yalsa Boutique Banda Aceh Optimis Kuasai Pasar Busana Syar’i Indonesia
Owner Yaslsa Boutique Siti Hilmi Amirulloh dan Safrizal didampingi Ketua Dekranasda Aceh Dyah Erti Idawati dan Desainer Lina Sukijo saat meresmikan butik Yalsa Boutique secara official dalam kegiatan Modprem Fashionity 2020. [Foto: Acehonline.co]

BANDA ACEH – Prestasi yang luar biasa diraih Yalsa Boutique, butik di Banda Aceh yang bergelut dalam bisnis penjualan busana syar’i atau muslimah. Butik yang dipimpin Siti Hilmi Amirulloh dan Safrizal ini mampu menjadi mitra desainer ternama Indonesia, Lina Sukijo, dalam bisnis penjualan busana syar’i.

Pengukuhan kerjasama Yalsa Boutique dan Lina Sukijo sekaligus peresmian Butik Yalsa Boutique secara official itu dilakukan dalam acara Modprem Fashionity 2020 yang digelar di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Sabtu (5/12/2020). Dalam kegiatan itu juga ditampilkan sejumlah busana-busana terbaru karya Lina Sukijo.

Siti Hilmi Amirulloh yang akrab disapa Mommy Emy usai kegiatan itu kepada wartawan mengatakan setelah peresmian tersebut, Yalsa Boutique akan fokus untuk pengembangan bisnisnya dalam penjualan busana syar’i brand-brand Lina Sukijo. Meskipun usaha butiknya berada di Banda Aceh, Mommy Emy optimis Yalsa Boutique bisa menguasai pasar busana syar’i Indonesia.

“Kenapa kami bekerjasama dengan Bunda Lina (sapaan akrab Lina Sukijo) karena brand-brand yang sedang melejit ini adalah brand Bunda Lina, karena selama menjual brand Bunda Lina omzet kami naik. Semoga saja dengan peresmian ini ke depannya bisa naik lagi,” ungkapnya.

Mommy Emy menambahkan, walapun Yalsa Boutique baru diluncurkan, usaha butik yang dikelola bersama suaminya Safrizal yang akrab disapa Daddy Ijal itu telah digelutinya selama 6 tahun. Bisnis fashion yang mereka bangun awalnya hanya menjual satu dua helai hijab dan baju.

“Kami mulai merangkaknya memang dari nol. Kalau kami dibilang dari latar belakang keluarga mampu itu tidak juga, itu jauh dari kata mampu. Bapak dan ibu saya itu berasal dari tani, jika misalnya kami nggak kerja maka kami nggak bisa sekolah,” jelasnya. 

Peragaan busana karya terbaru Lina Sukijo dalam acara Modprem Fashionity 2020 yang digelar Yalsa Boutique. [Foto: Acehonline.co]

Awalnya, usaha bisnis yang digeluti Mommy Emy dilakukan di Surabaya yang merupakan daerah kelahirannya. Dua tahun menjalani usahanya, Mommy Emy memutuskan hijrah ke Aceh yang merupakan tanah kelahiran sang Suami, Daddy Ijal, yang kini usahanya telah berjalan 4 tahun di Aceh. 

“Jadi lebih kurang 6 tahun, 2 tahun di Surabaya dan 4 tahun di Aceh. Kami memilih hijrah ke Aceh karena Aceh kan lebih ke syar’inya karena daerah serambi mekkah, jadi kami lebih ke usaha syar’i,” ungkap Mommy Emy.

Usaha yang mereka rintis dari bawah itu pun kini membuahkan hasil, Yalsa Boutique saat ini telah memiliki omzet penjualan per harinya mencapai Rp 20 juta atau lebih kurang Rp600 juta per bulan. Butik yang berada di kawasan Beurawe Banda Aceh itu juga telah mempekerjakan 20 orang putra-putri Aceh dalam pengembangan bisnis busana syar’i.

Soal langkah Yalsa Boutique bekerjasama dengan Lina Sukijo, Mommy Emy menjelaskan, hal itu berawal dari Yalsa Boutique menjual beberapa potong baju brand Lina Sukijo.

“Saat menjual brand Bunda Lina, peminatnya sangat banyak dan omzet kami meningkat, sehingga akhirnya kami memutuskan mengundang Bunda Lina ke Aceh dan menjadi authorized reseller Lina Sukijo di Aceh,” jelas wanita berumur 35 tahun ini.

Owner Yalsa Boutique Mommy Emy dan Daddy Ijal. [Foto: Acehonline.co]

Sementara itu, Daddy Ijal, yang bersama-sama istrinya mengembangkan Yalsa Boutique mengatakan akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan penjualan. 

“Event ini bukan yang terakhir, kami juga ke depan akan menggelar event-event lain dan memperkenalkan produk-produk terbaru dari kami,” ungkapnya.

Pengusaha muda berumur 30 tahun itu juga mengatakan, Yalsa Boutique ke depannya akan berupaya untuk membuka cabang-cabang butiknya di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

“Mungkin untuk awal-awal kami akan buka cabang perwakilan dulu, seperti perwakilan di wilayah timur, tengah dan barat selatan. Insya Allah jika usahanya terus berkembang, kami akan berupaya untuk membuka di setiap kabupaten/kota di Aceh,” imbuh pria kelahiran Aceh Utara ini.

Kepada para desainer dan pengusaha butik di Aceh, Daddy Ijal dan Mommy Emi mengimbau untuk tetap yakin dalam usahanya dan pantang menyerah.

“Jangan mudah menyerah misalnya ada satu atau dua orang yang kurang senang sama kita, tetap yakin dan terus berusaha,” ungkap Daddy Ijal.

“Jangan kita putus asa atas cibiran orangm jadikan itu motivasi kita untuk terus maju,” tambah Mommy Emy.

Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati saat membuka kegiatan Modprem Fashionity 2020. [Foto: Acehonline.co]

Sebelumnya, Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati, saat membuka kegiatan itu berharap Aceh menjadi daerah model penerapan busana muslim dan muslimah di Indonesia. 

“Aceh adalah Serambi Mekkah yang menerapkan syariat Islam dalam sendi kehidupan sehari-hari. Dan tentu model dalam berbusana juga wajib yang memiliki nilai-nilai syariat Islam. Hal ini tentu dapat menjadi modal Aceh menjadi kiblat trend busana muslim Indonesia bahkan dunia,” ujarnya.

Untuk mencapai Aceh daerah model penerapan busana muslim dan muslimah, Dyah menambahkan, hal itu memerlukan iklim industri fashion yang baik seperti karya para desainer dan pengusaha yang dapat bersinergi dengan para desainer.

“Semoga saja dengan kehadiran desainer ternama Lina Sukiko dapat menjadi ispirasi bagi para desainer di Aceh dalam melahirkan karya-karya busana muslim di Aceh, serta dapat bersaing di tingkat nasional,” imbuh wani.ta nomor satu di Aceh ini

“Semoga saja cita-cita kita Aceh menjadi kiblat trend busana muslim Indonesia dan dunia bisa terwujud,” tambahnya.

Desainer ternama Indonesia Lina Sukijo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Banda Aceh. [Foto: Acehonline.co]

Sementara itu desainer ternama Indonesia, Lina Sukijo, mengatakan diirinya optimis Aceh akan mampu menjadi Ikon fashion muslim di Asia Tenggara bahkan dunia. Hal itu dikarenakan Aceh merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam. Alasan itu juga dia bekerjasama dengan Yalsa Boutique dan memperkenalkan karya-karyanya langsung di Aceh. 

“Aceh harus mampu dan Aceh harus menjadi ikon trend fashion muslim di se-Asia Tenggara bahkan dunia. Untuk itu, Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi untuk membudayakan trend busana syar’i, agar Aceh menjadi ikon busana muslim itu bisa terwujud,” ungkapnya.

Kepada desainer dan pengusaha butik di Aceh, Lina Sukijo mengimbau agar terus berkarya dan tidak patah semangat.

“Semgoa ini menjadi syiar dan tetap lillahi ta’ala. Jangan patah semangat karena trend busana muslim sedang meningkat. Maka dari itu ayo mari lahirkan karya-karya terbaik desainer Aceh,” imbuhnya.

Anggota DPRA Darwati A Gani saat usai menghadiri  Modprem Fashionity 2020. [Foto: Acehonline.co]

Anggota DPRA, Darwati A Gani, yang turut hadir dalam kegiatan itu kepada wartawan mengatakan kehadiran Lina Sukijo di Aceh harus dapat menginspirasi para desainer di Aceh. Dia juga berharap Aceh menjadi klibat trend busana muslimah Indonesia. 

“Sehingga para desainer Aceh diharapkan dapat sukses seperti beliau, yang tidak hanya bersaing di Aceh namu juga bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu terkait Yalsa Boutique Banda Aceh yang berhasil bekerjasama dengan Lina Sukijo menurutnya hal itu juga menjadi kebanggaan bagi Aceh.

“Semoga Yalsa ke depannya semakin sukses, karena Alhamdulillah hari ini acaranya sukses luar biasa. Semoga usahanya juga dapat meningkatkan perekonomian dan menambah tenaga kerja di Aceh,” harapnya. 

Para model saat menampilkan karya Lina Sukijo dalam acara  Modprem Fashionity 2020 yang digelar Yalsa Boutique. [Foto: Acehonline.co]

Selain penampilan karya-karya terbaru Lina Sukijo, acara Modprem Fashionity 2020 yang digelar Yalsa Boutique juga dimeriahkan sejumlah bintang tamu nasional dan lokal Aceh yang di antaranya Reza D’Academy, Micky Afi, Orang Utan Band, serta sejumlah penampilan lainnya. [] 

Sumber:acehonline.co